:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/arsib-malut/foto/bank/originals/foto-berita/tribunmalut/cdn-arsip-1792947885279-db084ec3ac-3d97bd9c.webp)
TribunMalut.com, SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara membuka peluang bagi pelaku usaha lokal terlibat dalam pengadaan pekerjaan konstruksi tahun anggaran 2027 melalui kegiatan market sounding pada 10–12 November 2026 di Hotel Bela, Ternate.
Plt Kepala Dinas PUPR Malut, Risman Iriyanto Djafar, mengatakan kegiatan bersama Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Malut itu merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sherly Tjoanda.
Forum ini menyasar penyedia jasa konstruksi, pemasok material, penyewaan alat berat, hingga pelaksana swakelola untuk memetakan kesiapan dan kapasitas usaha lokal.
Risman menjelaskan, peserta juga akan memperoleh pemahaman mengenai pengadaan melalui Katalog Elektronik Versi 6 dan sistem e-tendering SPSE/INAPROC.
Ia menegaskan, market sounding bukan jaminan memperoleh paket pekerjaan, melainkan kesempatan mempersiapkan usaha agar mampu bersaing secara transparan, kompetitif, dan sesuai ketentuan.
Redaksi